Badan Usaha
Cara Memilih KBLI yang Tepat agar Sesuai dengan Kegiatan Usaha
Cara memilih KBLI yang tepat merupakan langkah penting ketika mendaftarkan usaha melalui Online Single Submission (OSS), mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB), atau memperbarui legalitas bisnis. Kode KBLI harus sesuai dengan kegiatan usaha yang benar-benar dijalankan, bukan sekadar berdasarkan nama usaha atau produk yang dijual. Dengan memilih klasifikasi yang tepat, pelaku usaha dapat mengurangi risiko ketidaksesuaian data dan mengetahui persyaratan perizinan yang perlu dipenuhi.
Apa Itu KBLI dan Mengapa Pemilihannya Penting?
Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) adalah sistem klasifikasi resmi yang digunakan untuk mengelompokkan kegiatan ekonomi di Indonesia. Klasifikasi ini disusun oleh Badan Pusat Statistik (BPS) untuk menyeragamkan pengelompokan aktivitas ekonomi berdasarkan karakteristik kegiatannya.
Dalam proses perizinan berusaha, KBLI membantu mengidentifikasi bidang usaha yang didaftarkan melalui OSS. Kode tersebut juga berkaitan dengan penentuan tingkat risiko dan persyaratan perizinan sesuai kegiatan usaha.
Pemilihan KBLI perlu diperhatikan karena satu jenis produk dapat berkaitan dengan beberapa aktivitas ekonomi yang berbeda. Misalnya, usaha yang memproduksi barang memiliki karakteristik kegiatan yang berbeda dari usaha yang hanya menjual kembali barang tersebut.
Karena itu, pelaku usaha perlu memeriksa uraian resmi kode KBLI sebelum menggunakannya dalam pendaftaran atau perubahan data usaha.
Cara Memilih KBLI yang Tepat
1. Identifikasi kegiatan usaha yang sebenarnya
Langkah pertama adalah memahami aktivitas utama yang dilakukan dalam bisnis. Jangan hanya berpatokan pada nama toko, merek, atau produk yang ditawarkan.
Identifikasi apakah usaha menjalankan kegiatan seperti:
- Memproduksi atau mengolah barang.
- Menjual barang kepada konsumen.
- Menjual barang dalam jumlah besar kepada pelaku usaha lain.
- Memberikan jasa kepada pelanggan.
- Menjadi perantara transaksi atau menyediakan layanan berbasis digital.
Sebagai contoh, usaha yang memproduksi kemasan plastik perlu mencari klasifikasi kegiatan industri pengolahan yang sesuai. Sementara itu, usaha yang hanya menjual kemasan plastik perlu memeriksa klasifikasi perdagangan yang sesuai dengan jenis barang dan pola penjualannya.
2. Cari kode KBLI berdasarkan kata kunci kegiatan
Setelah mengetahui aktivitas usaha, cari kode yang relevan melalui sumber resmi. Gunakan kata kunci yang menggambarkan kegiatan secara spesifik, bukan hanya istilah umum.
Contohnya, pemilik usaha kuliner dapat mencari istilah seperti restoran, rumah makan, katering, atau penyediaan makanan. Hasilnya perlu diperiksa satu per satu karena masing-masing aktivitas dapat memiliki klasifikasi yang berbeda.
Pencarian dapat dilakukan melalui situs klasifikasi BPS di https://klasifikasi.web.bps.go.id/app/kbli atau melalui layanan KBLI pada OSS.
3. Baca uraian dan ruang lingkup kode KBLI
Jangan langsung memilih kode hanya karena judulnya terlihat cocok. Baca deskripsi kegiatan, ruang lingkup, serta keterangan mengenai aktivitas yang termasuk dan tidak termasuk dalam klasifikasi tersebut.
Periksa apakah kegiatan usaha yang dijalankan sesuai dengan uraian resmi. Jika terdapat beberapa pilihan yang mirip, bandingkan karakteristik masing-masing kode sebelum menentukan pilihan.
Perhatikan juga versi klasifikasi yang digunakan. BPS telah menerbitkan KBLI 2025 melalui Peraturan BPS Nomor 7 Tahun 2025. Oleh karena itu, pelaku usaha perlu memeriksa kesesuaian kode dengan versi yang digunakan dalam proses perizinan terkini.
4. Sesuaikan dengan kebutuhan perizinan usaha
Setelah menemukan kandidat kode, periksa persyaratan perizinan yang berlaku melalui OSS. Kode KBLI dapat berkaitan dengan tingkat risiko, persyaratan dasar, dan izin atau sertifikat yang diperlukan.
Pastikan pula kegiatan yang didaftarkan sesuai dengan kondisi usaha, termasuk lokasi dan ruang lingkup operasionalnya.
Perlu dipahami bahwa memilih kode KBLI yang tepat tidak otomatis membuat seluruh persyaratan perizinan terpenuhi. Pelaku usaha tetap harus menyelesaikan kewajiban lain yang berlaku bagi kegiatan tersebut.
Cara Cek Kode KBLI OSS
Pengecekan kode KBLI melalui OSS membantu pelaku usaha memastikan bahwa klasifikasi yang dipilih sesuai dengan kegiatan yang akan didaftarkan.
Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:
- Buka situs resmi OSS di https://oss.go.id/.
- Cari bagian KBLI atau layanan pencarian klasifikasi usaha yang tersedia.
- Masukkan kata kunci kegiatan usaha atau kode yang ingin diperiksa.
- Baca nama dan deskripsi kegiatan yang ditampilkan.
- Periksa apakah kode tersebut sesuai dengan aktivitas usaha yang sebenarnya.
- Jika sedang memperbarui kode lama, gunakan layanan konversi KBLI untuk memeriksa padanannya pada klasifikasi terbaru.
- Setelah memperoleh kode yang sesuai, periksa kembali persyaratan perizinan sebelum menggunakannya dalam pendaftaran atau perubahan data usaha.
Untuk memeriksa perubahan kode KBLI 2020 ke KBLI 2025, pelaku usaha dapat menggunakan layanan resmi berikut: https://oss.go.id/id/kbli/konversi.
Layanan tersebut membantu mengidentifikasi apakah suatu kode tetap digunakan, berubah, dipecah menjadi beberapa kode, digabung, atau mengalami penataan ulang.
Contoh KBLI Sesuai Kegiatan Usaha
Agar lebih mudah dipahami, berikut beberapa ilustrasi dalam menentukan klasifikasi usaha.
Jenis kegiatan Hal yang perlu diperiksa
Produksi barang | Jenis produk yang dihasilkan, bahan, dan proses produksinya.
Perdagangan barang | Jenis barang, pola penjualan, serta apakah penjualan dilakukan secara grosir atau eceran.
Usaha kuliner | Apakah usaha berupa restoran, rumah makan, katering, atau bentuk penyediaan makanan lainnya.
Jasa konsultasi | Jenis layanan, bidang konsultasi, dan ruang lingkup pekerjaan.
Usaha digital | Apakah kegiatan utamanya berupa perdagangan online, pengembangan perangkat lunak, atau penyediaan layanan digital lainnya.
Produksi barang | Jenis produk yang dihasilkan, bahan, dan proses produksinya.
Perdagangan barang | Jenis barang, pola penjualan, serta apakah penjualan dilakukan secara grosir atau eceran.
Usaha kuliner | Apakah usaha berupa restoran, rumah makan, katering, atau bentuk penyediaan makanan lainnya.
Jasa konsultasi | Jenis layanan, bidang konsultasi, dan ruang lingkup pekerjaan.
Usaha digital | Apakah kegiatan utamanya berupa perdagangan online, pengembangan perangkat lunak, atau penyediaan layanan digital lainnya.
Sebagai contoh, pemilik usaha yang menjual barang melalui internet tidak seharusnya langsung memilih kode hanya berdasarkan keberadaan toko online. Klasifikasi perlu diperiksa berdasarkan barang yang dijual dan karakteristik kegiatan usahanya, karena media penjualan tidak selalu menjadi satu-satunya penentu KBLI.
Kesalahan dalam Memilih KBLI dan Cara Memperbaikinya
Kesalahan pemilihan KBLI dapat menyebabkan data kegiatan usaha tidak menggambarkan aktivitas sebenarnya. Hal ini berpotensi menimbulkan ketidaksesuaian saat mengurus perizinan, memperluas kegiatan, atau melakukan pemeriksaan administrasi.
Beberapa kesalahan yang perlu dihindari adalah memilih kode berdasarkan nama usaha saja, menggunakan kode yang terlalu umum, mengabaikan deskripsi kegiatan, dan tidak memeriksa pembaruan klasifikasi.
Jika usaha memiliki beberapa kegiatan berbeda, pelaku usaha perlu memeriksa apakah kegiatan tersebut harus dicantumkan menggunakan beberapa KBLI. Dalam satu NIB, kegiatan usaha dapat mencakup lebih dari satu KBLI sesuai ketentuan sistem OSS.
Apabila KBLI sudah terdaftar tetapi ternyata tidak sesuai, periksa prosedur perubahan data melalui akun OSS. Jika perubahan berkaitan dengan data badan usaha, maksud dan tujuan perusahaan, atau ruang lingkup kegiatan, periksa pula apakah pembaruan melalui sistem Administrasi Hukum Umum (AHU) diperlukan.
Untuk kode lama yang mengalami perubahan pada KBLI 2025, jangan menentukan penggantinya hanya berdasarkan kemiripan nama. Gunakan tabel konversi resmi dan periksa apakah perubahan tersebut memerlukan penyesuaian data perizinan.
Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut atau konsultasi mengenai legalitas usaha, silakan kunjungi kantor kami di Jl. Sriwijaya No. 57A, Wonodri, Semarang. Anda juga dapat menghubungi kami melalui WhatsApp di +62 819-0146-3500 untuk mendapatkan informasi dan pendampingan sesuai kebutuhan bisnis Anda.
Konsultasi Perizinan
Bingung mulai dari mana? Biar kami bantu urus perizinan usaha Anda.
Tim kami siap membantu mulai dari pendirian badan usaha, NIB, hingga perizinan khusus sesuai bidang usaha Anda.
- Konsultasi awal gratis
- Proses transparan
- Dikerjakan tim berpengalaman
Copyright © 2026, Perizinan Indonesia